![]() |
CIREBON-Paket proyek pembangunan tahap dua pasar, Sumber dan Pasalaran hingga kini belum masuk lelang. Sebab, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon belum menyerahkan perencanaan kontruksi ke Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah.
Kepala Sub Bagian Pengendalian Pelaksanaan Evaluasi dan Pelaporan Pembangunan pada Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Cirebon Wisnu Prasetyo mengatakan, data dari perencanaan Disdagin menyimpan anggaran pembangunan dua pasar itu di bulan Maret. “Kemungkinan saat ini Disdagin tengah menyusun perencanaan barang dan jasanya,” ujar Wisnu.
Menurutnya, alokasi anggaran untuk Pasar Pasalaran sendiri sebesar Rp9,5 miliar, sedangkan Pasar Sumber Rp4,9 miliar. Kemungkinan pelaksanaan pekerjaan konstruksi sendiri baru bisa dilakukan pada bulan Mei.
Sebab, jika melihat dari rentang waktu mulai bulan Maret menyusun perencanaan selama satu bulan, kemudian di bulan April baru dilakukan lelang dan paling cepat dilakukan selama 21 hari, paling lama 28 hari. “Adapun waktu pengerjaan konstruksi itu selama empat bulan, jadi masih cukup waktu sebelum akhir tahun,” paparnya.
Dia menjelaskan, proses perencanaan ini yang dilakukan Disdagin mulai dari menyiapkan konsultan perencanaan konstruksi dan pengawas. Jika hal itu sudah disusun, maka selanjutnya mulai membuat gambar atau desain yang akan dibangun. “Data perencanaan gambar untuk Pasar Pasalaran sebesar Rp50 juta sedangkan Sumber sebesar Rp40 juta,” tandasnya.
Langkah selanjutnya, tambah Wisnu, setelah konsultan perencanaan membuat gambar yakni masuk tahap verifikasi dan rekomendasi dari dinas terkait. “Ketika semua tahapan itu selesai, baru masuk tahap lelang,” pungkasnya. (sam)
Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/2tyzPbN


0 komentar :
Posting Komentar
Silakan berkomentar dengan sopan.