Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Sinabung Kembali Meletus Semburkan Tinggi Abu Lebih 5000 Meter

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


Hampir dua bulan terakhir, aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara hanya erupsi kecil saja. Namun Jumat (6/4) petang, gunung api ini kembali meletus dengan tinggi kolom abu lebih dari 5.000 meter.

Juru Bicara BNPB, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho‏ melalui akun twitter resminya mengungkapkan gunung Sinabung meletus pada 6/4/2018 pukul 16.07 Wib. Letusan melontarkan abu vulkanik setinggi 5.000 meter dengan tekanan kuat dan bunyi gemuruh. Letusan disertai luncuran awan panas 3.500 meter ke arah Tenggara-Timur dan Selatan-Tenggara.

“Tidak ada korban jiwa dari letusan tersebut karena di daerah zona berbahaya sudah kosong dari aktivitas masyarakat. Sebab, masyarakat yang berada di zona merah sudah mengungsi sejak lama dan sebagian sudah direlokasi,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Pusat, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya via WhatsApp, Jumat (6/4/).

Kata Sutopo, status Gunung Sinabung tetap Awas (level IV) dan PVMBG menaikkan zona menjadi merah. Aktivitas vulkanik tetap tinggi dan berpotensi terjadi letusan susulan.

“Letusan dan awan panas yang menuruni lereng Gunung Sinabung itu seakan menjadi penegas misteri Sinabung. Misteri yang hingga sekarang tak kunjung terungkap mengenai kapan Sinabung akan berhenti meletus,” ujarnya.

Diutarakan dia, saat ini beberapa lokasi relokasi telah dibangun di kaki Sinabung. Sampai dengan Maret 2018, terdapat 30 lokasi relokasi.

Proses pembangunan rumah-rumah di lokasi itu bervariasi, ada yang sudah selesai tetapi ada juga yang masih terus berproses menuju penyelesaian pembangunan. Sebagai contoh di Nang Belawan 2, sebanyak 341 rumah telah berdiri gagah.

Sementara di Surbakti 2, sebanyak 227 unit rumah sedang dibangun dengan proses pembangunan mencapai 63 persen sampai dengan Maret 2018.

Dua lokasi hamparan tersebut dan unit rumah yang dibangun adalah bagian dari proses rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) pascabencana erupsi atau letusan Sinabung.

“BNPB bekerja sama dengan BPBD Provinsi Sumatera Utara, BPBD Kabupaten Karo, Kementerian/Lembaga terkait, dan masyarakat yang melaksanakan pembangunan rumah-rumah tersebut,” jelas Sutupo. (wb)

 


---

Sumber: Radar Cirebon
https://ift.tt/eA8V8J
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan.