Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Kebanjiran, Puluhan Warga Suradinaya Ngungsi dan Tidur di GTC

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


CIREBON–Hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam juga berimbas di Kota Cirebon. Tadi malam puluhan warga terpaksa mengungsi lantaran rumah mereka terendam banjir. Tidak hanya itu, arus lalu lintas pun lumpuh.  Kondisi itu terlihat di Jl Dr Cipto Mangunkusumo. Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat sulit bergerak.

Sholehah (37) warga Suradinaya Utara, Kecamatan Kesambi menuturkan,  banjir kali ini baru terjadi dua kali selama hujan deras di awal tahun 2018. Yakni, pada tanggal 10 Februari dan tanggal 10 Maret.

Menurutnya,  seumur hidup permukiman warga di Suradinaya tidak pernah terjadi banjir.  “Kondisi seperti ini disebabkan karena banyaknya pembangunan di Kota Cirebon termasuk betonisasi Jl Cipto. Dan banjir kali ini merupakan banjir terparah,” keluh Sholehah.

Puluhan warga sekitar yang terkena banjir terpaksa mengungsi di pusat perbelanjaan Gunungsari Trade Center (GTC).  Sebab,  banjir sebelumnya ketinggiannya mencapai 1,5 meter.  Khawatir kejadian itu terulang, saat banjir sudah mencapai lutut orang dewasa warga berinisiatif mengungsi. “Yang dibutuhkan saat ini bagi kami adalah  selimut,  bantal,  alas tidur tikar,  kasur, minyak kayu putih dan makanan. Karena hampir semua warga mengungsi,” harap Sholelah.

Senada disampaikan, Sidik (50). Dia menuturkan, selama empat jam diguyur hujan banjir melanda permukiman warga. Banjir diakibatkan meluapnya sungai banjir kanal. Sebab,  sungai tersebut belum pernah dilakukan normalisasi mengingat usia sungai sudah tua. “Disamping itu,  kurangnya biopori (resapan air) di sekitar permukiman,” katanya.

Terpisah,  pengendara mobil yang melintas di Jalan Cipto, Amir (27) mengaku,  tidak berani melintas. Sebab,  ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. Tak tanggung-tanggung,  genangan air berada di sisi kanan dan sisi kiri jalan.  Oleh karena itu,  memilih parkir di tempat yang tinggi.  “Saya ga mau nanggung risiko.  Jadi pilih naik ke tempat yang tinggi, ninggu Jalan Cipto agak surut,” tandasnya.

Pantauan Radar Cirebon,  beberapa ruas jalan di Kota/Kabupaten Cirebon terendam tergenang air,  seperti Jl Pemuda,  Terusan Pemuda, Jl Nyimas Gandasari,  Jl Rajawali,  By Pass Kedawung,  Jl Wirasari,  Cideng,  dan Jl menuju Desa Tuk, Kecamatan Kedawung  Kabupaten Cirebon.

Terparah,  genangan air melanda Jl Dr Cipto MK. Pasalnya,  jalan utama Kota Cirebon itu genangan air mencapai selutut orang dewasa. Kantor Disnakertrans Kota/Kabupaten Cirebon pun ikut terendam banjir. (sam)


---

Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/eA8V8J
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan.