ANJATAN – Tahun 2017 sepertinya menjadi waktu yang tepat untuk membangun rumah. Pasalnya, mesti berganti tahun harga material bahan bangunan relatif stabil. Persediaannyapun melimpah dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Pergantian tahun ini, harga material relatif stabil. Stok juga mencukupi,” ujar Taka, karyawan Toko Bangunan HB Putra Lempuyang, kepada Radar, Kamis (5/1).
Padahal biasanya, ungkap dia, setiap ganti tahun rutin terjadi pembaruan harga material. Kenaikannya pun biasanya cukup signifikan mencapai 5-20 persen.
“Tahun ini juga sebenarnya ada kenaikan untuk material besi, tapi hanya Rp1.000 perkilo. Tidak terlalu tinggi. Misalnya paku besi yang semula harganya Rp12 ribu menjadi Rp13 ribu sekilo,” sebut Taka.
Harga yang relatif stagnan, permintaan bahan bangunan di awal tahun cenderung meningkat seiring banyaknya warga yang hendak membangun rumah. Adapun harga bahan-bahan bangunan yang terpantau stabil antara lain semen, pasir, dan berbagai jenis kayu kontruksi.
Pengusaha toko bangunan lainnya, Taupik membenarkannya. Awal tahun disertai harga berbagai macam material yang stabil, membuat warga antusias membangun maupun merenovasi rumahnya. “Ditambah lagi dengan musim penghujan. Warga yang rumahnya sering kebocoran, pada direnovasi semua,” ungkap dia.
Menurut Taufik, sepanjang tidak terjadi kenaikan harga BBM, maka tidak akan berpengaruh terhadap subs ektor properti. Sebab, harga bahan bangunan sangat bergantung pada biaya operasional pengiriman barang. (kho)
Sumber: Radar Cirebon Online
http://ift.tt/eA8V8J

0 komentar :
Posting Komentar
Silakan berkomentar dengan sopan.