![]() |
KUNINGAN– Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan sudah membusuk di bawah jembatan aliran Sungai Cipager Mandirancan, Sabtu (17/2) malam. Berdasarkan informasi dihimpun, mayat wanita misterius tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga sekitar sungai yang tengah memancing ikan sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka dikejutkan dengan temuan mayat wanita tanpa busana yang sudah membusuk dengan kondisi kepala terbenam di air.
Atas temuan tersebut, keduanya langsung melapor kepada aparat desa setempat yang kemudian diteruskan ke anggota Polsek Mandirancan. Saat itu juga mayat wanita yang sudah mengeluarkan bau busuk tersebut diangkut ke mobil Polsek Mandirancan menuju Kamar Mayat RSUD ’45 Kuningan untuk proses autopsi.
Petugas pemulasara mayat RSUD ’45 Kuningan Wawan mengatakan, pihaknya mendapat kiriman mayat tersebut sekitar pukul 23.00 WIB. Dari hasil pemeriksaan bersama dokter Polres Kuningan, diketahui mayat berjenis kelamin perempuan tersebut kondisinya sangat mengkhawatirkan dengan wajah sudah rusak diduga akibat terlalu lama terbenam air.
“Kondisi paling parah di bagian kepala yang sudah membusuk dan wajah sudah tidak dikenali. Selain itu ada luka gores di kepala seperti akibat sayatan dan pada bagian kaki kiri patah,” ujar Wawan.
Namun Wawan tidak berani menyimpulkan apakah wanita tersebut korban pembunuhan ataupun lainnya karena bukan kewenangannya. Yang pasti, kata Wawan, pihak kepolisian langsung membawa mayat wanita tersebut ke RS Bhayangkara Losarang, Indramayu, untuk dilakukan autopsi lebih dalam.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Syahroni mengatakan, dari hasil identifikasi luar yang dilakukan petugas Inafis dan dokter Polres Kuningan memperkirakan wanita tersebut berusia antara 20-25 tahun. Namun demikian, dari hasil identifikasi sidik jari yang dilakukan petugas tidak mendapatkan hasil yang menggembirakan.
“Diperkirakan jenazah wanita tersebut sudah tiga hari di sungai sehingga kondisi tubuhnya sudah membengkak. dari hasil tes sidik jari jenazah tersebut, kami juga tidak berhasil mendapatkan identitas wanita tersebut sehingga untuk penanganan lebih lanjut dilakukan di RS Bhayangkara di Indramayu yang mempunyai alat lebih canggih,” ujar Syahroni.
Begitu juga dengan dugaan penyebab kematiannya, Syahroni mengaku mengandalkan hasil pemeriksaan petugas forensik RS Bhayangkara untuk kepastiannya. Begitu pula dengan luka sayatan yang ditemukan di bagian kepala wanita tersebut, Syahroni mengaku tidak mau menyimpulkan apakah penyebabnya karena benda tajam atau lainnya hingga mendapat hasil dari tim forensik.
“Kami masih menyimpulkan jenazah tersebut terbawa hanyut oleh aliran Sungai Cipager yang deras mengingat sejak tiga hari ini hujan turun cukup deras. Bisa jadi jenazah tersebut tewas di daerah lain yang kemudian terbawa hanyut oleh aliran sungai dan akhirnya tersangkut di bawah Jembatan Cipager. Terkait penyebabnya apakah karena ada unsur kesengajaan atau lainnya, kami tunggu hasil pemeriksaan dokter forensik,” pungkas Syahroni sekaligus memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan polres lain untuk mencari kemungkinan ada laporan masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya. (fik)
The post Ada Mayat Wanita Membusuk di Sungai Cipager appeared first on Radar Cirebon.
Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/eA8V8J


0 komentar :
Posting Komentar
Silakan berkomentar dengan sopan.