Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Warga Majalengka Kurang Minati Budidaya Serai atau Sereh

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


MAJALENGKA-Tanaman serai atau sereh (Cymbopogon nardus) bagi sebagian masyarakat sangat dicari untuk berbagai bumbu masakan  dan sayuran, termasuk untuk campuran minuman yang menyegarkan. Namun sangat jarang petani yang konsentrasi dan kontinyu menanam  serai, karena harganya tidak sebanding dengan ongkos yang dikeluarkan.

Seorang petani asal Desa Nanggewer Kecamatan Sukahaji, Tata Suryanta mengaku tidak fokus menanam serai  dan hanya menanam tumpang sari dengan tanaman lainnya. Harga serai per kilo hanya Rp3 ribu dan untuk bisa memanennya butuh waktu yang cukup lama.

“Dibutuhkan waktu sekitar setahun untuk bisa panen, sehingga kami menanam sereh dengan tumpang sari pohon lemon dan tidak khusus menanam sereh karena harganya tidak seimbang,” tutur Tata, yang memilih fokus budidaya tanama kurma.

Menurutnya, harga serai per kilo pernah mencapai Rp12 ribu tapi memang stoknya sangat terbatas.  Diakuinya pemasaran serai cukup terbuka dan biasanya pembeli yang datang langsung ke petani.

Perangkat Desa Nanggewer, Ahyadi mengatakan warganya banyak yang berprofesi sebagai pengusaha tanaman dan okulasi berbagai pohon. Tapi sangat jarang yang menanam serai karena kurang menjanjikan secara ekonomi.(ara)

The post Warga Majalengka Kurang Minati Budidaya Serai atau Sereh appeared first on Radar Cirebon.


---

Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/eA8V8J
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan.