Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Jalan Provinsi di Indramayu Ketularan Berlubang

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


INDRAMAYU – Tak hanya jalur pantura. Beberapa titik di ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Indramayu mulai rusak dan berlubang. Pemicunya, selain terus-terusan diguyur hujan deras, juga akibat kelebihan berat kendaraan yang lewat.

Seperti terpantau di Jalan Raya Anjatan-Haurgeulis. Sejumlah titik ruas jalan terlihat berlubang dengan lebar dan kedalaman bervariasi. Permukaan jalan yang berlubang, dikeluhkan pengguna jalan. Khususnya pengendara sepeda motor karena dinilai membahayakan.

Situasi membahayakan terjadi apabila pengendara motor kaget karena tidak mengetahui medan, sehingga akhirnya terperosok dalam lubang. “Ada banyak lubang di tengah jalan. Bahaya banget,” ucap Tata, salah seorang pengendara, Jumat (22/12).

Kerusakan jalan provinsi, ungkap dia, mulai nampak pasca diguyur hujan deras sepanjang dua pekan kemarin. Mula-mula, diameternya kecil, namun lantaran terus-terusan digenangi air, membuat permukaan aspal menjadi rusak parah.

“Sudah ada beberapa yang ditandai oleh warga pakai ban bekas dan batu kali. Tujuannya sih baik, ngasih tahu pengendara, tapi kadang malah bikin tambah bahaya. Itu ban mobil bekas kalau ketabrak motor gimana jadinya?” tutur dia.

Senada disampaikan Topan, warga Kecamatan Anjatan. Dia berharap, kerusakan jalan provinsi bisa segera diperbaiki. Sebab, jalur yang panjangnya mencapai 20 kilometer ini merupakan jalan lintas yang menjadi akses utama para pengendara untuk menjangkau sejumlah wilayah kecamatan di eks Kawedanan Haurgeulis. (kho)

The post Jalan Provinsi di Indramayu Ketularan Berlubang appeared first on Radar Cirebon.


---

Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/eA8V8J
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan.