Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Berada Dalam Rumah, Dua Warga Jatitujuh Tersambar Petir

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


MAJALENGKA–Hujan deras disertai petir yang terjadi di wilayah Majalengka, mengakibatkan dua orang warga RT 08 RW 03, Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh luka akibat tersambar petir. Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (16/12) sekitar pukul 17.00.

Kapolsek Jatitujuh, AKP Asep Supriyadi mengungkapkan peristiwa tersebut menimpa Alkomi dan Aas Rohaeni. Saat kejadian keduanya sedang berada di rumah dan hujan turun disertai petir.

“Kalau korban Alkomi sedang berada di ruang tamu, sementara Aas berada di teras depan rumah. Tiba-tiba petir langsung menyambar rumahnya. Mereka tidak mengalami luka berat hanya luka ringan namun keduanya shock,” ujarnya.

Sambaran petir mengakibatkan keduanya mengalami luka bakar. Beruntung pasca kejadian keduanya dilarikan ke RSUD Cideres oleh para tetangga. Dari informasi yang dihimpun para tetangga korban, sambaran petir terdengar seperti ledakan. Tidak lama kemudian, warga melihat dua penghuni rumah itu terkapar akibat luka yang dideritanya.

“Akibat peristiwa itu, selain kedua korban mengalami luka juga menyebabkan satu rumah rusak. Kerugian materi ditaksir puluhan juta rupiah. Saat ini kedua korban sedang dalam perawatan medis rumah sakit,” ujarnya.

Kapolsek mengimbau kepada seluruh warga khususnya di Kecamatan Jatitujuh agar waspada saat hujan. Kapolsek meminta menghentikan aktivitas bila hujan berlangsung disertai angin dan petir. Apalagi bagi para petani, sebaiknya bergegas pulang dan menghentikan aktivitas pertanian. (ono)

 

The post Berada Dalam Rumah, Dua Warga Jatitujuh Tersambar Petir appeared first on Radar Cirebon.


---

Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/eA8V8J
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan.