Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Sport Center Watubelah Butuh Rp 500 Miliar Lagi

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


CIREBON – Sejak 2012 hingga sekarang pembangunan sport center Watubelah telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 100 miliar. Kendati demikian, pembangunan sport center masih membutuhkan anggaran sekitar Rp 500 miliar lagi agar bisa selesai pembangunannya.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon A Sukma Nugraha mengatakan, tahun 2017 anggaran lanjutan pembangunan sport center berasal dari pemprov senilai Rp 50 miliar. Saat lelang, realisasi anggarannya menjadi Rp 39 miliar.

Lebih lanjut dikatakan pria yang akrab dengan panggilan Agas, tahun ini setidaknya ada 4 bagian pengerjaan yang dilakukan dalam lanjutan pembangunan sport center. Semuanya harus bisa diselesaikan sampai akhir tahun ini. ”Enggak boleh molor harus tepat waktu,” ucapnya.

Agas mengungkapkan, lamanya pembangunan sport center karena terhambat masalah anggarannya yang tidak langsung. Tapi anggarannya bertahap, sejak 2012 saat ini pembangunan sport center masih terus dilakukan.

“Kalau ditotal dari 2012 anggaran yang telah dikeluarkan untuk pembangunan sport center ada sekitar Rp 100 miliar,” ujarnya.

Diakuinya, masih perlu banyak anggaran lagi untuk bisa menyelesaikan sport center ini, sekitar Rp 500 miliar lagi. Sport center di Watubelah memiliki prototipe yang sama dengan di Bekasi, di mana menghabiskan anggaran sekitat Rp 600 miliar.

”Sehingga sangat jelas butuh berapa anggaran lagi anggaran sport center di Watubelah ini bisa terselesaikan,” pungaksnya. (den)

The post Sport Center Watubelah Butuh Rp 500 Miliar Lagi appeared first on Radar Cirebon.


---

Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/2yfO8E0
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan.