Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Mengenal Obama di Barry Room Museum UGM, Kamar Tidurnya semasa Anak-anak

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


Barry Room merupakan penghargaan kepada Barack Obama yang dianggap masih memperlihatkan jejak karakter didikan Indonesia. Dia biasa tidur di kamar itu, tiap kali liburan sekolah ke Jogjakarta.

Lapora: DWI AGUS, Sleman

DI salah satu ruangan rumah bergaya Hindies itu, sebagian rekaman masa kecil mantan sosok paling berpengaruh di dunia tersimpan. Ada tempat tidur, kursi, dan kumpulan foto.

”Adanya ruangan itu menunjukkan kepada generasi muda bahwa UGM pernah menginspirasi Barry. Semoga sifat-sifat dia juga bisa menginspirasi generasi muda,” kata Widodo, pengelola Museum Universitas Gadjah Mada (UGM) di Sleman, kepada Radar Jogja (Radar Cirebon Group).

Barry yang dimaksud Widodo adalah Barack Obama. Di rumah yang dulu ditempati Prof Dr Iman Soetiknjo itulah mantan presiden Amerika Serikat dua periode tersebut sering singgah. Yakni pada periode 1966–1971, tiap kali masa libur sekolah tiba. Prof Iman masih terhitung paman tiri Obama dari ayah tirinya, Lolo Soetoro. Di Jogjakarta pula, sang ibunda Ann Dunham, seorang antropolog, pernah melakukan penelitian kependudukan bersama Prof Dr Masri Singarimbun.

Rumah tersebut sepenuhnya difungsikan sebagai Museum UGM. Nah, ruangan di rumah itu yang dulu biasa ditempati si Barry –nama kecil Obama– itulah yang kini diubah menjadi Barry Room. ”Sebagai bentuk penghargaan (kepada Obama, red),” ucap Widodo.

Sayangnya, tidak semua artefak ditampilkan dalam kamar tersebut. Sebab, sebagian besar barang yang ada milik keluarga Iman Soetiknjo.

Terlebih, sepeninggal Iman, keluarganya harus pindah dari rumah itu. Maklum, bangunan tersebut memang merupakan rumah dinas bagi tenaga pengajar UGM.

Ketika Obama ke Yogyakarta pada 28–30 Juni lalu dalam rangkaian kunjungan ke Indonesia, sempat beredar kabar bahwa dia bakal mampir menengok kamar masa kecilnya itu. Aparat keamanan pun wira-wiri. Tapi, pria kelahiran Honolulu, Hawaii, pada 4 Agustus 1961 tersebut ternyata batal singgah.

Barry Room awalnya tidak masuk grand design Museum UGM. Maklum, Obama memang tidak memiliki peran langsung dalam sivitas kampus Bulaksumur. Tapi, menurut Widodo, bagaimanapun, UGM dan Jogjakarta turut berperan dalam pembentukan karakter pria penyuka nasi goreng dan es kelapa muda itu.

”Waktu itu Barry Soetoro (Barack Obama) masih muda sehingga belum punya peran langsung. Hanya, sosoknya saat ini sangat mewarnai dan menginspirasi. Sebagai orang Barat, sisi ketimurannya masih sangat kental,” ujar Widodo.

Itu, misalnya, tercermin dari kesederhanaan, keramahan, dan unggah-ungguh pria yang kemarin berpidato di Kongres Diaspora Indonesia di Jakarta tersebut. ”Dalam bersikap, tindak-tanduknya masih mencerminkan didikan Indonesia. Saat datang ke Indonesia dalam beberapa kunjungan, Obama selalu mengingat masa kecilnya,” ungkap dia.

Itu, lanjut Widodo, bisa menjadi inspirasi bagi semua orang yang melihat maupun bersinggungan langsung dengannya. ”Karakter itu bahkan masih terbawa saat dia masih menjabat presiden Amerika Serikat,” katanya.

Latar belakang Obama memang sangat majemuk. Ayah kandungnya seorang pria kulit hitam dari Kenya. Karena sang ibu –yang berkulit putih– kerap berkeliling dunia untuk melakukan riset lapangan, pria yang terlahir dengan nama Barack Hussein Obama II itu diasuh kakek-neneknya dari pihak ibu di Hawaii.

Sebagian masa kecilnya (1966–1971) dihabiskan di Jakarta setelah ibunya menikah untuk kali kedua dengan pria Indonesia Lolo Soetoro. Di ibu kota Indonesia itulah Obama mengenal nasi goreng, sate, bakso, es kelapa muda, dan berbagai kuliner tanah air yang terus dikenangnya sampai sekarang.

Nobelis Perdamaian 2009 tersebut bergaul dengan anak-anak kampung di sekitar rumah orang tuanya di Jakarta. Dan sempat pula bersekolah tiga tahun di SD Santo Fransiskus Asisi Tebet. Dilanjutkan ke SD Negeri Menteng 01.

Meski tak mampir, Widodo menilai efek kehadiran Obama di Jogjakarta positif bagi Museum UGM. Semakin membuka mata publik terhadap eksistensinya. ”Sebelumnya adik tiri Obama, Maya Soetoro (buah pernikahan Ann Dunham dengan Lolo Soetoro, red), juga pernah datang ke sini pada 2013. Tepatnya saat soft opening museum. Waktu itu Maya kagum mengetahui kakaknya memiliki catatan sejarah di UGM,” ujarnya.

Museum UGM terbagi dalam tiga konsep utama. Pertama, sejarah berdirinya UGM. Kedua, tokoh-tokoh yang berjasa atas pendirian UGM. Ketiga, jati diri UGM, beragam penelitian, serta pemikiran para tokoh nasional yang telah berjasa dalam proses berdirinya UGM.

”Tokoh internal yang berperan bagi nasional maupun internasional di antaranya Sardjito, Notonagoro, T. Jacob, Mubyarto, Hardjoso, Koesnadi Hardjosoemantri, dan Herman Johannes,” paparnya. (*/yog/c9/ttg)

The post Mengenal Obama di Barry Room Museum UGM, Kamar Tidurnya semasa Anak-anak appeared first on Radar Cirebon.


---

Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/eA8V8J
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 komentar :

  1. Aslamalikum warahmatullahi wabarakatu
    ini kisah nyata saya . . . .
    perkenalkan nama saya pak Gunawan saya berasal dari kota yogyakarta saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hamper kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.
    Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai sebuah kendaraan roda empat atau sebuah mobil pribadi sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud
    saya coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang aki dari sana saya coba menghubungi aki awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk membayar hutang lewat sebuah jalan pesugihan putih lewat bantuan seseorang dari gunung kidul dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan aki romo dukun super natural dari gunung kidul membantu saya lewat dana gaib langsung masuk rekening saya 1 milyar
    Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada ki romo atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini dan sya sudah punya kendaraan beroda 4 yaitu hrv
    Dan jika anda ingin bantuan seorang dukun super natural untuk mendapatkan dana gaib yang di jamin sukses silahkan anda hubungi ki romo di nomor telepon 085-218-653-567 terimah kasih atas bantuannya
    ......

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan sopan.