Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Mulai H-7 Lebaran Kendaraan Berat Dilarang Beroperasi

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


CIREBON – Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon mengimabau kepada kendaraan yang bermuatan berat untuk tidak beroperasi lagi pada saat arus mudik lebaran 2017, tepatnya sejak H-7 sampai H+7 Lebaran.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Sunarto, di kantornya, Jumat (16/6).

Kendaraan berat seperti galian dan tambang,lanjut Sunarto, pada saat arus mudik tidak diperbolehkan beroperasi lagi di jalan tol dan jalan nasional. Hal itu, sambungnya, dilakukan untuk menghindari kemacetan dan mengutamakan kelancaran arus mudik.

“Pembatasan operasional bagi mobil barang yang digunakan untuk mengangkut barang galian atau tambang diharapkan tidak beroperasi di jalan nasional dan jalan tol mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran,” katanya.

Imbauan itu, lanjut Sunarto, diperlakukan tidak hanya untuk kendaraan pengangkut tambang dan galian tetapi juga kendaraan pengangkut barang dengan jumlah berat dan bergandeng juga tidak diizinkan beroperasi pada saat ramainya arus mudik.

Sementara, kata Sunarto, untuk kendaraan berat pengangkut bahan bakar minyak (BBM), bahan bakar gas (BBG) ternak, antaran pos, dan bahan pokok lainnya dilarang beroperasi mulai H-4 sampai H+3.

“Pembatasan operasional bagi mobil barang dengan jumlah berat yang diizinkan lebih dari 14 ton dan mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih serta mobil barang dengan kereta tempel atau kereta gandengan tidak diperbolehkan beroperasi pada H-4 sampai H+3,” pungkasnya. (cecep)

The post Mulai H-7 Lebaran Kendaraan Berat Dilarang Beroperasi appeared first on Radar Cirebon.


---

Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/eA8V8J
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan.