Header banner 728 x 90
  
Mohon maaf sedang ada penataan menu & label   

Kesulitan Bikin SIPI, Nelayan Sambangi DPRD

CIREBON apdet
Cirebon Terkini

---


INDRAMAYU – Ratusan nelayan dan pemilik kapal yang tergabung dalam aliansi nelayan dan juragan kapal mendatangi DPRD Indramayu, Senin (10/4).

Mereka mengeluhkan sulitnya proses pembuatan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Mereka meminta DPRD Indramayu agar mendampingi dan memfasilitasi mereka, untuk melakukan audensi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Salah seorang pemilik kapal, H Suwarto mengungkapkan, saat ini nelayan kesulitan untuk melaut akibat proses pembuatan SIPI yang tidak jelas. Dikatakan, proses pembuatan SIPI memakan waktu yang cukup lama dan tidak jelas selesainya. Sementara nelayan harus tetap melaut untuk mencari nafkah.

“Akibat pembuatan SIPI yang lama, banyak nelayan yang nekat melaut karena memang harus mencari nafkah, sehingga banyak yang tertangkap dan dianggap melanggar. Untuk itulah kami mohon bantuan kepada DPRD untuk bisa memfasilitasi kami ke Jakarta, agar persoalan SIPI bisa cepat selesai,” ujar H Suwarto.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Indramayu, Dedi Aryanto mengatakan, pembuatan izin rata-rata baru selesai diatas enam bulan bahkan bisa satu tahun. Hal ini tentu saja sangat merugikian nelayan. Karena mereka tidak mungkin berbulan-bulan tidak melaut.

“Kami kaum nelayan betul-betul dirugikan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan. Selain sulit dan lama dalam hal perizinan, nelayan juga menghadapi persoalan lain seperti adanya larangan penggunaan alat tangkap tertentu,” tandasnya.

Ketua Serikat Nelayan Tradisional (SNT), Kajidin menambahkan, kapal milik nelayan di atas 30 GT diharuskan mengurus atau memperpanjang izin tahunan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta.

Dalam kondisi tidak memiliki SIPI ini para nelayan dihadapkan pada dua pilihan yaitu nekat melaut atau tidak melaut. “Nekat melaut konsekuensinya ditangkap karena tidak membawa SIPI, sementara kalau tidak melaut mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup,” tandasnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu, Ir Abdur Rosyid Hakim mengatakan, meski dirinya merupakan anak buah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, namun dirinya mendukung langkah para nelayan dan pemilik kapal yang akan menyalurkan aspirasi ke Jakarta.

Menanggapi tuntutan para nelayan dan pemilik kapal, Ketua Komisi C, M Alam Sukmajaya ST MSi, dan Wakil Ketua DPRD Indramayu, Ruslandi SH, mengaku memahami keluhan para nelayan dan pemilik kapal.

Mereka menyatakan siap untuk mendampingi para nelayan dan pemilik kapal, untuk melakukan audensi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Kami tentu sangat mendukung perjuangan para nelayan, dan akan menjadwalkan kunjungan ke KKP,” tandas Alam.(oet)

 

 

The post Kesulitan Bikin SIPI, Nelayan Sambangi DPRD appeared first on Radar Cirebon.


---

Sumber: Radar Cirebon
http://ift.tt/eA8V8J
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan.